ShareThis

Rabu, 11 Mei 2011

Tahu Tempe menurunkan kesuburan Pria..?

Tahu, tempe, susu kedelai dan makanan olahan kedelai lainnya memang terkenal baik bagi tubuh. Membantu mencegah gejala osteoporosis, menopouse, diabetes dan kanker. Tapi, makan banyak kedelai juga bisa menyebabkan kemandulan pada pria.


Seberapa sering anda makan tempe mendoan, tahu gejrot, susu kedelai atau makanan olahan kedelai lainnya. Kedelai mengandung protein tinggi dan mengandung sedikit lemak tak jenuh yang bebas kolestrol dan bisa mengurangi risiko penyakit jantung serta diabetes.


Namun, khasiat makanan sehat super ini tidak berlaku bagi pria. Seperti yang dikulas Menshealth dalam sebuah penelitian Harvard study in 2008, menyatakan laki-laki yang makan kedelai atau olahanya bisa mengganggu kesuburan pria.

Penelitian yang dilakukan Harvard di tahun 2008 ini menunjukan hubungan antara asupan kedelai dengan jumlah sperma yang berkurang. Dalam studi tersebut diketahui jika seorang pria makan setengah porsi kedelai per hari, memiliki 32% lebih rendah sperma yang dihasilkan daripada yang tidak.

Selain itu, kedelai juga dapat menyebabkan kasus awal disfungsi ereksi. Penelitian lain yang dilakukan olehJorge Chavarro, MD, Sc.D ini telah dipublikasikan dalam Jurnal Human Reproduction tahun 2008, menunjukan bahwa makan banyak kedelai termasuk susu kedelai bisa mengurangi konsentrasi sperma dan meningkatkan hormon estrogen pada pria. Sehingga terlihat lebih feminim.

Walaupun begitu, masih ada cara lain yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga kesuburan seumur hidup, salah satunya dengan melakukan diet sehat dan olahraga secara teratur. Sebab, dua hal ini penting untuk mengurangi asupan lemak dan jumlah lemak berlebih dalam tubuh.

Menurut seorang ahli urologi Larry Lipshultz, MD mengatakan bahwa jaringan lemak dalam tubuh dapat mengganggu produksi testoteron, sehingga memperlambat produksi sperma. Selain itu, merendam dengan air panas atau hangat juga bisa merusak sperma.

Sebab, sperma yang diproduksioleh testis dikenal memiliki temperatur yang lebih dingin daripada bagian tubuh lainnya. Maka itu, intensitas panas bisa secara langsung diterima oleh testis sehingga menyebabkan terjadinya masalah kesuburan. Hal ini diketahui bahwa perendaman selama 1-5 jam per minggu dalam air panas atau hangat bisa menurunkan jumlah sperma.

Kopi untuk Sang Lelaki

Sudah minum kopi pagi ini? Minum kopi di pagi hari sudah jadi kebiasaan tiap orang. Kopi bisa menghilangkan rasa kantuk dan membuat tubuh lebih segar. Secangkir kopi juga mampu membuat pria menjadi lebih subur. 


Menghirup secangkir kopi di pagi sudah menjadi rutinitas wajib sebagian besar orang . Sepertinya belum bisa beraktifitas secara maksimal jika belum minum minuman berkafein ini. Bukan hanya romanya yang wangi menggairahkan, minum kopi di pagi hari baik untuk meningkatkan kesuburan pria.


Beberapa penelitian memberikan bukti. Studi yang dilakukan oleh University of Sao Paulo, Brazil, menyebutkan bahwa minum kopi hitam di pagi, tidak hanya memompa semangat, tetapi juga bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan pria.

Hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam Journal of the American pada konferensi Society for Reproductive Medicine di San Antonio, menyebutkan bahwa kopi hitam bisa membuat sperma berenang lebih cepat dan meningkatkan kesuburan pria.

Kelompok peneliti lain dari University of Sao Paulo juga menyebutkan bahwa pria yang rutin minum secangkir kopi setiap pagi memiliki sperma yang dapat berenang lebih lincah dibanding pria yang tak pernah minum kopi di pagi hari.

Penelitian ini melibatkan 750 pria yang akan melakukan vasektomi dan dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan jumlah kopi yang diminum. Diantaranya mereka yang tidak minum kopi, peminum ringan (1-3 cangkir per hari), peminum sedang (4-6 cangkir perhari) dan peminum berat (lebih dari 6 cangkir perhari), dengan ukuran 100 ml cangkir kopi.

Dari hasil yang ditemukan, para partisipan yang minum kopi secara teratur setiap hari (1-3 kopi perhari) memiliki kualitas sperma yang jauh lebih baik dari yang tidak. Hal ini membuat para peneliti berasumsi bahwa kandungan kafein pada kopi bisa membantu sperma berenang lebih cepat untuk meningkatkan proses IVF (in-vitro fertilization), yaitu metode pembuahan di luar rahim.

Yang perlu diingat, minumlah kopi dengan gula sedikit, dan juga dengan jumlah terkontrol Sebab, minum kopi secara berlebihan bisa beresiko terhadap serangan stroke akibat adanya kerusakan pada dinding pembuluh darah. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...